Keterlaluan!!!! Sandiaga Manfaatkan Momen Wafatnya Istri Ifan Seventeen Untuk Kampanye

loading...




Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno mengunggah foto bersama istri Ifan 'Seventeen', Dylan Sahara, yang kondisinya belum diketahui pascatsunami Selat Sunda. Sandiaga mendoakan yang terbaik buat Dylan.

Foto bersama Dylan itu diunggah Sandiaga di akun Instagram miliknya pada Senin (24/12/2018). Dilihat detikcom, ada 3 foto yang ia unggah bersama Dylan di sela kegiatan kampanyenya.


Dalam foto tersebut, Sandiaga menuliskan foto bersama Dylan itu diambil saat dirinya melakukan kegiatan kampanye di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, pada pekan lalu. Sandiaga mengungkapkan ayah Dylan, Supriyanto, merupakan Ketua DPC Gerindra Ponorogo.

"Hari Jumat lalu, saya dengan Dylan beserta ayahnya yang juga sahabat saya, Pak Supriyanto, Ketua DPC Gerindra Ponorogo masih bersosialisasi dengan masyarakat sekitar di Angkringan Gayeng, Ponorogo, Jawa Timur. Doa kami yang terbaik untuk Dylan Sahara," tulis Sandiaga di akun Instagram miliknya.

Sumber berita : detikdotcom

Pertama-tama izinkan saya menyampaikan rasa sedih dan duka mendalam bagi seluruh korban bencana alam Tsunami yang terjadi di Anyer dan Lampung beberapa hari yang lalu.

Kita berdoa semoga seluruh korban bencana yang wafat mendapatkan tempat yang mulia disisi Tuhan, yang cidera juga lekas pulih, dan yang selamat tetap tabah meski harus kehilangan sanak saudara yang dikasihi, doa kami selalu menyertai sahabat dan saudara-saudara disana.

Bencana alam memang bisa datang kapan saja dan dimana saja, baik diarea atau lokasi yang rawan bencana karena terdapat begitu banyaka potensi bencana didalamnya atau juga terjadi dilokasi atau area yang bahkan tak memiliki atau minim potensi bencana disekitarnya, bencana bisa terjadi dimana saja, kapan saja dan menimpa siapa saja.

Tidak ada satu area pun dibawah langit ini atau satu orang manusiapun yang punya garansi pasti aman dan tidak akan tertimpa bencana, semuanya mungkin dan tak ada yang tak mungkin.

Selat Sunda yang notabenenya memiliki bidang perairan yang tidak begitu luas dan bahkan cenderung sempit karena diapit oleh pulau Jawa dan Sumatera namun nyatanya masih saja bisa timbul Tsunami meski memiliki potensi yang sangat minim dan hampir tak mungkin.

Kita tahu beberapa bencana alam Tsunami yang terjadi dan menerjang, semuanya datang dan timbul dari bidang perairan yang luas seperti lautan lepas atau samudera yang semuanya memiliki bidang perairan yang luas, namun apa yang mau dikata bila alam alam dan Tuhan berkehendak maka hal yang mustahilpun bisa saja terjadi, bahkan dirumah kita sekalipun yang dikatakan tempat paling aman dan nyaman, ajal bisa saja menjemput kita ketika kita berada dirumah ditempat yang paling aman dan nyaman itu.

Namun kali ini kita tidak akan membahas bagaimana bencana Tsunami Anyer - Lampung itu timbul dan terjadi karena saya tahu hal itu bukan bidang dan kompetensi serta kapasitas saya untuk menjelaskan, memaparkan dan mengungkapkan, ada banyak orang dengan kompetensi dan keahliannya sendiri soal itu jadi biarkan mereka bekerja dan kita tidak akan sok tahu kupas soal itu.


Artikel ini saya tulis karena saya temukan hal aneh, janggal dan menarik namun tak etis, aneh karena seorang cawapres seperti Sandiaga Uno hanya menyampaikan dukanya bagi Dylan Sahara yakni istri Ifan "Seventeen" yang terkena dampak bencana ini, janggal karena almarhumah hanya kebetulan satu kali dampingi ayahnya yang adalah anak buah Gerindra dan ikut kampanye Sandiaga, dan hal yang sangat menarik namun tak etis adalah Sandiaga tidak nampak sedang menyampaikan rasa dukanya tetapi justru berkampanye.

Sungguh tak ada maksud saya mengganggu istirahat terakhir almarhumah dan dukacita sang suami dan keluarga besar, justru saya merasa turut berdukacita akan hal ini namun herannya kok Sandiaga malah memanfaatkan almarhumah dan bencana ini untuk kampanye.

Nampak jelas dari pernyataan yang disampaikan oleh Sandiaga, ia tidak sedang menyampaikan turut berbela sungkawa namun justru berkampanye didalam musibah dan duka orang.

1. SANDIAGA HANYA MAU MENUNJUKAN PADA PUBLIK BAHWA ALMARHUMAH ADALAH PENDUKUNG PRABOWO - SANDI.

Dari pernyataannya di Instagram itu Sandiaga dengan jelas menyampaikan maksudnya seolah-olah almarhumah adalah pendukungnya, bila mau diversikan secara kasar seolah-olah seperti ini : "Almarhumah saja dukung saya, masa situ gak?"

Parah, tak sopan dan tak etis sikap Sandiaga ditengah duka dan bencana yang sedang terjadi ia justru tidak menyampaikan dukacitanya tetapi malah mamerkan pendukungnya.

Dengan jelas ia menunjukan pada publik bahwa "Almarhumah saja dukung dia, masa ente kagak" benar-benar tak bermoral dan tak beretika.

2. SANDIAGA MAU MENUNJUKAN PADA PUBLIK BAHWA AYAH ALMARHUMAH DYLAN SAHARA ADALAH PENGURUS GERINDRA.

Hal ini juga bukan sikap tepat dan patut dicontoh, dimana saat keluarga besar Ifan "Seventeen" masih sembab dalam tangis dan merasa sangat terpukul, Sandiaga justru memamerkan bahwa ayah almarhumah adalah kader Gerindra.

Seolah-olah Sandiaga ingin memberitahu publik almarhumah adalah pendukungnya dan bahwa ayah almarhumah juga adalah kader partainya, seolah-olah ia ingin mengajak publik melakukan hal yang sama seperti alamarhumah dan ayahnya yakni memilih dan mendukungnya.

Dari pernyataan dan unggahan Sandiaga ini jelas bahwa ia tidak sedang menyampaikan maksud dan rasa dukcitanya kepada keluarga besar almarhumah, Sandiaga justru memanfaatkan momen duka ini sebagai alat kampanyenya, Sandiaga keterlaluan, benar-benar tak memiliki empati dan hati sedikitpun, ia terus berusaha berkampanye meski kita semua masih sembab dan terpukul, Prabowo - Sandiaga tak pantas kita pilih untuk pimpin negeri ini.



#JokowiLagi


0 Response to "Keterlaluan!!!! Sandiaga Manfaatkan Momen Wafatnya Istri Ifan Seventeen Untuk Kampanye"

Posting Komentar